Year: 2026
PAUDQu Nuraini Sukses Gelar Workshop “Sinergi Nuraini”: Gandeng Kampus Ibu untuk Bangun Kemandirian Anak Usia Dini
PAUDQu Nuraini Sukses Gelar Workshop "Sinergi Nuraini": Gandeng Kampus Ibu untuk Bangun Kemandirian Anak Usia Dini
“Kemandirian anak tidak datang tiba-tiba, melainkan hasil dari kesempatan dan kepercayaan yang kita berikan setiap hari.”
BOGOR – PAUDQu Nuraini secara resmi meluncurkan rangkaian kegiatan parenting dan edukasi bertajuk “Sinergi Nuraini” yang melibatkan orang tua, guru, dan masyarakat di sekitar lingkungan sekolah. Rangkaian acara yang dikemas dalam bentuk Workshop Kemandirian Anak ini diadakan secara rutin setiap akhir bulan selama 4 kali pertemuan, terhitung mulai Agustus hingga November 2026. Kegiatan Sinergi Nuraini yang awalnya diperuntukkan khusus wadah belajar dan diskusinya wali santri dan sekolah, kali ini dibuka juga untuk umum sehingga bisa menjadi wadah belajar untuk orang tua dan guru sekitar sekolah.
Program kali ini dirancang khusus untuk mendampingi orang tua dan pendidik dalam membangun serta mengoptimalkan kemandirian anak pada fase usia emas (golden age), yaitu 0 hingga 7 tahun. Dalam menyukseskan agenda ini, PAUDQu Nuraini berkolaborasi dengan Kampus Ibu, salah satu program inovasi komunitas di bawah naungan Ibu Profesional yang berfokus pada pendidikan keluarga.
Memahami Esensi dan Tahapan Kemandirian Anak
Pada sesi awal, narasumber dari Kampus Ibu membedah secara mendalam materi inti mengenai fondasi kemandirian. Peserta diajak untuk memahami bahwa kemandirian pada anak usia dini bukan sekadar kemampuan melakukan segala sesuatu tanpa bantuan, melainkan proses membangun kepercayaan diri, kemampuan mengambil keputusan sederhana, dan rasa tanggung jawab sejak dini.
Workshop ppertemuan pertama dan kedua ini mengupas tuntas dua poin utama materi kemandirian:
- Apa itu Kemandirian: Definisi kemandirian yang proporsional bagi anak usia 0-7 tahun, di mana anak didorong untuk berani mencoba dan tidak takut melakukan kesalahan saat belajar.
- Tahapan Kemandirian Anak: Panduan langkah demi langkah mengenai tugas perkembangan anak sesuai usianya, mulai dari kemampuan motorik kasar/halus, bina diri (seperti makan sendiri dan toilet training), hingga kemandirian emosional dan fisik anak.
Stimulasi Fokus Lewat Senam Otak
Tidak hanya pemaparan materi, suasana workshop juga dibuat interaktif dengan diperkenalkannya sesi senam otak (brain gym) di awal materi. Gerakan-gerakan sederhana namun taktis ini diperagakan bersama oleh guru, orang tua, dan pemateri. Senam otak ini juga rutin dilakukan di PAUDQu Nuraini setiap pagi sebelum masuk ke kelas.
Senam otak bertujuan untuk menyelaraskan kerja otak kanan dan kiri anak, menstimulasi konsentrasi, serta melepaskan stres. Para orang tua dan guru diharapkan dapat mempraktikkan gerakan senam otak ini secara rutin di rumah maupun di kelas sebelum memulai aktivitas belajar.
Aksi Nyata Lewat Pre test dan Post Test Kemandirian
Di akhir setiap sesi pertemuan, seluruh peserta tidak hanya pulang membawa teori. Pada pertemuan kedua, panitia membagikan Post Test kemandirian sebagai pengetahuan praktis yang bisa menggambarkan apa yang sudah dilakukan selama ini di rumah.
Post Test ini berfungsi sebagai pengetahuan dasar bagi orang tua dan guru untuk melihat perkembangan tugas kemandirian anak. Melalui lembar refleksi ini, sinergi antara apa yang diajarkan di sekolah (oleh guru) dan apa yang dibiasakan di rumah (oleh orang tua) dapat berjalan secara berkesinambungan hingga pertemuan penutup di bulan November nanti.
Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com
Asyiknya di Sekolah
Buku Asyiknya di Sekolah
Judul : Asyiknya di sekolah
Penerbit : Mizan
Isi : 20 halaman, Hard Cover, 21 cm X 21 cm
Buku ini sangat membantu kami di sekolah terutama saat pekan-pekan pertama masuk sekolah. DI buku ini menceritakan seorang anak yang belum merasa nyaman saat hari pertama masuk sekolah. Mau pipis malu bilang ke guru, belum nyaman dengan teman baru, belum berani menyapa teman baru dan kondisi sejenis saat hari pertama sekolah. Disajikan full ilustrasi berwarna yang menarik, dengan bahasa yang sangat sederhana. Mudah dipahami anak yang baru belajar membaca.
Penulis di buku ini mengajak anak untuk melakukan hal pertama kali yang bisa membuat anak merasa nyaman dan seru. Buat yang ingin memberikan gambaran awal apa yang bisa dilakukan pertama kali saat hari pertama sekolah, buku ini bisa menjembatani. Relate dengan apa yang biasa terjadi di hari-hari pertama sekolah.
Sudah pernah membaca buku ini, kah?
Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com
10 Karakter Hebat Anak Muslim
10 Karakter Hebat Anak Muslim
Judul : 10 karakter hebat anak muslim
Penulis : Dian Onasis
Jumlah buku : 10 buku, A 24 halaman full color menarik
Ukuran per buku : 20 cm X 20 cm
Sebetulnya banyak sekali buku-buku sejenis yang bisa kita ceritakan kepada anak-anak. Namun ada yang menarik dari paket buku ini. Bukunya ukuran lebih lebar dari buku pada umumnya, jadi saat kami read aloud dengan anak-anak di kelas itu enak pegang bukunya. Ilustrasi full, besar dan warna menarik. Tulisannya hanya sedikit sekali dalam setiap halamannya. Ini membuat para guru bisa mengeksplore melalui gambar yang ada.
Buat anak-anak yang sedang belajar membaca, buku ini juga cocok diberikan. Tulisannya sedikit dengan bahasa yang sangat sederhana dalam menjelaskan cerita di setiap halamannya.
Ada 10 judul yang ditawarkan buku ini :
- Aku cinta Allah & Rasulullah
- Aku suka mencontoh Rosulullah
- Aku mau jadi anak jujur
- Aku tidak suka marah
- Aku mau jadi anak yang disiplin
- Aku suka berolahraga
- Aku Suka Menolong Ibu
- Aku suka menabung
- Aku suka belajar
- Aku mau jadi anak yang rapi
Ada bonusnya loh, Buku Mewarnai Akhlak & Ibadah Anak Saleh.
Bagaimana, tertarik read aloud bersama anak-anak menggunakan buku ini?
Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com
10 Panglima Islam Terhebat
10 Panglima Islam Terhebat
Judul : 10 Panglima Islam Terhebat
Penulis : Aisyah W Wardani
Isi buku : 10 Buku dan 24 Halaman
Dalam agama kita, banyak sekali panglima-panglima hebat yang bisa dijadikan salah satu tema diskusi kita pada anak-anak. Menceritakan betapa hebatnya panglima Shalahudin Al Ayyubi saat menjadi pemimpin pasukan dengan keteguhan hati demi kepentingan islam. Sosok sebuah pemimpin dengan keunikan-keunikan yang bisa kita ceritakan kepada anak-anak. Ada banyak sekali panglima hebat. Dan di buku cerita ini kita bisa gunakan untuk menceritakannya kepada anak-anak.
Isi satu set buku panglima islam :
- Shalahudin Al Ayyubi
- Amr bin Ash
- Khalid bin Walid
- Musa bin Nushair
- Sa’ad bin Abi Waqash
- Saifuddin bin Qutuz
- Muhammad Al-Fatih
- Thariq bin Ziyad
- Nuruddin Zanki
- Usamah bin Zaid
Ada nama-nama yang baru kita dengar kah? Yuk, baca dan ceritakan kisah-kisah hebat para panglima ini kepada anak-anak. Tak hanya anak yang akan belajar, kita, yang orang dewasa pun ikut belajar mengetahui sejarah bersama anak-anak.
Selamat membaca.
Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com
Seri 10 Shahabiyah Wanita Mulia
Seri 10 Shahabiyah Wanita Mulia
Judul : Seri 10 Shahabiyah Wanita Mulia
Penerbit : Ziyadbooks
Isi : 10 buku | 36 hlm| Ukuran 20×20 cm |HVS 80 gr
Softcover jahit kawat/staples | Berat: ±800 gram
10 buku yang menceritakan kehebatan wanita-wanita muliayang patut dijadikan teladan bagi anak dan kita semua. Disampaikan dengan bahasa sederhana yang mudah dimengerti anak. Tampil dengan ilustrasi menarik dengan sedikit kalimat di setiap khalamannya, membuat anak yang baru bisa membaca pun nyaman.
Buku ini terdiri dari :
- Khadijah, wanita pendamping Nabi
- Aisyah, perawi hadits yang cerdas
- Ummu Salamah, ummul mukminin yang bijaksana
- Saudah umul mukminin yang rajin sedekah
- Ruqoyah putri Nabi yang tabah dan sabar
- Shafiyah yang teguh pendirian
- Fatimah, pemimpin perempuan di surga
- Hafshah
- Asma’
- Zainab
Di setiap buku terdapat pesan hikmah , doa harian dan petunjuk bacaan bagi orang tua. Sangat membantu saat kami, bu guru, menceritakan sosok wanita mulia itu.
Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com
Hewan-Hewan dalam Al-qur’an
Hewan-Hewan dalam Al-Qur'an
Judul : Hewan dalam al-qur’an
Penulis : Anisa Septiana, dkk
Jumlah buku : 14 buku, @ 12 halaman
Ukuran buku : (17 cm X 17 cm)
Ada berapa banyak sih nama hewan yang disebutkan dalam al-qur’an?
Ada cerita apa saja dalam setiap hewan yang disebutkan itu ya?
Apakah hewan-hewan yang disebutkan dalam al-qur’an itu masih ada sampai sekarang ?
Salah satu cara mendekatkan anak kepada al-qir’an adalah dengan menceritakan ada cerita apa saja yang Allah cantumkan dalam al-qur’an. Dan tema sederhana yang bisa kita mulai ceritakan pada anak adalah dengan hal yang terdekat dengan kehidupan anak. Salah satunya dengan mencertiakan hewan-hewan yang diceritakan Allah dalam al-qur’an.
Buku yang terdiri dari 14 judul buku ini dipenuhi ilustrasi menarik dan menggunakan bahwa yang sederhana. Bila anak sudah mulai mampu membaca, anak tak akan bosan saat membaca buku ini.
Apa saja hewan yang disebutkan dalam series buku ini ya :
- Domba pengganti Ismail
- Unta muncul dari batu
- Hud-Hud sang pembawa pesan
- Pasukan gajah Abrahah
- keledai nabi Uzair
- Ular mu’jizat nabi Musa
- Anjing Ashabul Kahfi
- Semut dan nabi Sulaiman
- Gagak dan nabi Adam
- Paus dan nabi Yunus
- Sapi bani Israil
- katak, kutu dan belalang
- Laba-laba pelindung gua
- Kuda-kuda kesayangan
Bagaimana, sudah punya bukunya?
Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com
Buku Pendidikan Seksual Untuk Anak
Buku Pendidikan Seksual untuk Anak
- Judul : Seri Tarbiyah Jinsiyyah
- Penulis : Gina Sonia
- Penerbit : Ziyad Books
- Jumlah buku : 5 buku (20 cm X 20 cm)
- Halaman : 24 halaman per buku
Tema mengenalkan seksualitas pada anak itu masih dianggap tabu pada sebagian besar orang di lingkungan kita. Hal ini disinyalir tak perlu dibicarakan, karena toh nanti anak juga akan melewati proses itu dengan sendirinya. Sesungguhnya, edukasi seksualitas pada anak itu tidak melulu tentang fisik laki-laki dan perempuan saja, namun bagaimana anak mengerti adab laki dan perempuan, hingga kemampuan menjaga bagian tubuhnya, menjadi bagian penting.
Buku ini banyak sekali mengajarkan kita, orang dewasa, untuk tidak tabu dalam mengenalkan rambu-rambu seksualitas pada anak. Membantu orang tua dan guru yang mungkin kesulitan menerjemahkan ke dalam bahasa anak saat ingin mengedukasi. Buku yang terdiri dari 4 cerita tentang laki-laki dan perempuan ini dilengkapi dengan buku panduan dan info penting kepada orang tua terkait edukasi seksual saat mendampingi anak. Penuh warna, kertas tebal dan ilustrasi menarik menjadi nilai tambah dalam buku seri ini.
Bayang kan saat kita bisa mulai mengedukasi kepada anak-anak saat membacakan buku ini. Diskusi kecil akan muncul selama buku dibacakan. Ga percaya? Yuk mulai kenalkan anak untuk menjaga tubuh dan adab-adabnya.Buku ini bisa menjadi pilihan teman duduk bersama anak-anak.
Ini dia judul-judul dalam satu series nya :
- Hasan laki-laki seperti ayah
- Nisa perempuan seperti ibu
- Stop, tidak boleh sentuh
- Jangan pipis sembarangan
Bonus buku info parenting untuk orang tua
Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com
7 Tips Mengajarkan Anak Puasa
7 Tips Mengajarkan Anak Berpuasa
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)
Hadits di atas sangat populer dan tentu menjadi penyemangat kita sebagai orang tua. Namun untuk menjadikan anak yang sholeh kelak tentu kita, orang tuanya pun harus belajar memperbaiki diri. Karena anak itu bagaimana pendidikan yang dilakukan oleh orang tuanya. Yang menjadikannya nasrani atau majusi adalah kita, orang tuanya. Lalu apa yang bisa kita lakukan? Ada banyak sekali hadits yang mengajarkan kita untuk menjadi tauladan bagi anak-anak, terutama kesempatan mengenalkan banyak kebaikan di bulan ramadhan ini. Termasuk cara mengajarkan anak puasa.
Dalam sebuah hadits riwayat Thabrani dari Ali bin Abi Thalib, disampaikan bahwa didiklah anak-anakmu akan tiga hal yaitu mencintai Nabimu, mencintai ahli baitnya dan membaca alquran, karena orang yang mengamalkan al quran nanti akan mendapatkan naungan Allah pada hari ketika tiada naungan kecuali dari-Nya bersama para Nabi dan orang-orang yang suci.
Di bulan Ramadan ini adalah momentum yang sangat baik untuk mengenalkan tiga hal tadi, salah satunya melalu belajar berpuasa. Belajar menahan lapar dan dahaga secara sederhana sudah bisa dikenalkan pada anak sejak dini. Pasti seru ya kalau mengajarkan anak untuk mulai berpuasa. Mungkin 7 cara ini bisa membantu orang tua yang sedang mengenalkan proses berpuasa pada anak. Selamat mencoba.
- Bangunkan dan ajak anak saat keluarga akan sahur
Anak perlu merasakan dan terlibat langsung apa yang sedang Anda dan keluarga lakukan selama berpuasa. Mengenalkan sejak awal terkait proses bagaimana berpuasa akan membuat anak seolah-olah ikut di dalam proses itu. Bangunkan dan ajak anak untuk ikut makan sahur juga.
- Berapa jam ia mampu berpuasa?
Sampaikan pada anak bahwa berpuasa itu wajib bila ia sudah dewasa. Dilakukan sejak subuh hingga magrib dimulai dengan tidak makan dan minum. Lalu tanyakan, adik mau mencoba dari jam berapa sampai jam berapa? Tunjukkan jam dinding padanya, sambil belajar angka Anda juga bisa mengajarkan anak bertanggung jawab pada pilihan yang diambil.
- Hindari aktifitas berlebihan
Aktifitas bergerak adalah kebutuhan setiap anak. Cari dan buat aktifitas lain yang membuatnya tetap bugar walau sambil bermain. Seperti pilihan bermain di dalam ruangan bersama teman di rumah
- Lakukan bertahap untuk memulai berpuasa
Biasanya anak akan mulai mengeluh lapar atau haus saat jamnya bermain. Sekitar jam 9-10 adalah jam rawan anak untuk kebutuhan makan atau minum. Bila anak betul-betul terlihat lemas secara fisik, maka ijinkan ia untuk berbuka. Namun bila tidak, berikan semangat padanya untuk melanjutkan hingga azan zuhur.
- Puasa-berbuka-puasa
Saat anak sudah betul-betul tidak kuat untuk melanjutkan berpuasa, maka ijinkan ia untuk segera berbuka. Tawarkan kembali untuk belajar melanjutkan puasanya hingga waktu sholat berikutnya. Lalu tambah lagi keesokan harinya dengan memperpanjang waktu berpuasa.
- Libatkan anak saat proses menyediakan menu berbuka
Menyediakan menu berbuka adalah kegiatan yang paling seru untuk anak-anak. Sekalipun ia sudah berbuka kemudian melanjutkan untuk berpuasa. Ajak ia untuk terlibat menyiapkan menu berbuka. Mulai dari hal sederhana, menyiapkan bahan-bahan seperti sirop untuk es buah, menuangkan sirop ke dalam minuman pembuka, menata kurma di meja, menyusun gelas dan piring. Melibatkannya walau sesaat akan menjadi penyemangat baru bahwa saya juga berpuasa seperti yang lain loh.
- Ceritakan seperti apa adab Rosululah berbuka
Saat berbuka adalah saat yang dinanti anak-anak. Disitulah kita bisa memasukkan nilai-nilai agama pada mereka. Ceritakan bagaimana adab Rosul saat berbuka puasa yang tak hanya berdoa tapi mendahulukan makan tiga buah kurma dan air putih bukan es sirop kesukaan adik. Yup, kadang melihat warna dan segarnya es sirop atau pun es buah membuat kita ingin segera meminumnya. Inilah saat yang tepat kita mengenalkan cara rosul berbuka puasa. Es sirop kesukaan adik bisa diminum setelah sholat magrib berjamaah misalnya.
- Apresiasi apa yang telah anak lakukan hari itu
Ya, dengan mengapresiasi artinya Anda mengakui bahwa anak Anda hebat telah berhasil melalui proses belajar berpuasa di hari pertama. Pertahankan proses penguatannya di hari-hari berikutnya. Apresiasi tak harus dalam bentuk barang kok. mengumumkan kehebatannya di depan seluruh anggota keluarga kalau hari itu ia hebat karena sudah berpuasa dan membantu menyiapkan menu berbuka, sudah cukup membuatnya melangit.
Cara di atas tentu saja dilakukan untuk anak pra sekolah atau SD level bawah ya. Sesuaikan saja dengan tingkat kemampuan anak saat belajar berpuasa. Namun menjadikannya bahwa berpuasa itu asyik akan membuat anak siap melanjutkan proses pembelajaran berikutnya di luar sekedar menahan lapar dan haus.
Selamat berpuasa
Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com
Ketika Anak Sulit Diatur
Ketika Anak Sulit Diatur
Buku lama, tapi isi tak lekang oleh waktu. Ini lah buku itu. Percayalah. Kami awalnya mengira bahwa buku ini memang ditujukan hanya untuk orang tua yang pernah atau sedang memiliki anak yang sulit diatur. Namun ternyata dugaan kami salah. Buku ini tak melulu membicarakan soal anak yang sulit diatur dan bagaimana proses penanganannya. Namun apa pemicu dari anak sulit diatur-lah yang juga banyak disampaikan di buku setebal 249 halaman isi ini.
Simak yuuk salah satu buku favorit kami.
Judul : Ketika Anak Sulit Diatur
Penulis : C. Drew Edward, Ph.D.
Halaman : 249 halaman ini
Diterbitkan : Penerbit kaifa Februari tahun 2006
Cetakan I : Februari 2006
Drew Edward merupakan seorang psikolog klinis anak yang mengkhususkan diri pada anak-anak ADHD/ADD serta anak-anak yang sulit dikendalikan. Buku ini terdiri dari 12 bab yang akan mengupas banyak hal. Mulai dari ciri anak yang sulit diatur itu seperti apa, bagaimana mengenali perilaku itu, sampai pada pengelolaan dan praktek kita sebagai orang tua pada anak. Buku ini menggambarkan dari sisi sebagai orang tua dan pendidik atau orang-orang yang ada di sekitar anak. Saat menjadi orang tua, kita akan dituntun mengenai bagaimana sebetulnya pola asuh yang tengah kita lakukan pada anak. Dari sini kita akan dipandu untuk dapat melakukan bimbingan terstruktur pada anak, menggunakan program ekonomi-rumah, begitu Ia menyebutnya. Program ini telah dicoba di banyak anak, terlihat dari progressnya grafik yang diperlihatkan di buku ini.
Penulis juga memberikan ragam contoh dan program yang bisa kita lakukan di rumah. Praktekkan, dan kita akan menemukan mana program yang cocok dengan tipikal anak kita. Seru saat mendampinginya. Tak hanya anak yang belajar, orang tua pun dituntut untuk lebih memahami dan mampu bersikap konsisten. Ini yang butuh perjuangan.
Yang menarik buat kami adalah diberikannya solusi pilihan bila saat kita sedang praktek, tetiba ada ‘gangguan’ seperti anak menolak untuk disiplin. Ada beberapa contoh tabel yang bisa kita gunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan yang telah kita lakukan bersama anak.
Di akhir bab, ia menutupnya dengan kalimat yang menohok.
“Jangan pernah menunggu masalah menjadi serius, baru Anda meminta tolong. berlatih, berlatih dan berlatihlah. Karena apapun yang Anda coba, semua orang akan mendapatkan manfaat dari kerja keras Anda, baik itu Anda sendiri, anak Anda dan orang lain dalam hidup anak Anda.”
Buku ini sangat kami rekomendasikan untuk orang tua yang memiliki anak di bawah usia 16 tahun. Bahasanya sederhana sekalipun ditulis oleh psikolog anak dan berasal dari buku terjemahan. Kepustakaan yang luar biasa banyak dan lengkap. Ini artinya, sang penulis tidak main-main dalam menulis buku ini. Beberapa cara dan metodenya masih kami gunakan hingga saat ini. Mungkin ga ada salahnya membuka buku-buku jadul Anda. Mungkin beberapa masih bisa kita gunakan ilmunya hingga saat ini. Percayalah, tak ada yang sia-sia.
Sudah baca buku ini?
Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com