Asyiknya di Sekolah

Judul : Asyiknya di sekolah

Penerbit : Mizan

Isi : 20 halaman, Hard Cover, 21 cm X 21 cm

Buku ini sangat membantu kami di sekolah terutama saat pekan-pekan pertama masuk sekolah. DI buku ini menceritakan seorang anak yang belum merasa nyaman saat hari pertama masuk sekolah. Mau pipis malu bilang ke guru, belum nyaman dengan teman baru, belum berani menyapa teman baru dan kondisi sejenis saat hari pertama sekolah. Disajikan full ilustrasi berwarna yang menarik, dengan bahasa yang sangat sederhana. Mudah dipahami anak yang baru belajar membaca. 

Penulis di buku ini mengajak anak untuk melakukan hal pertama kali yang bisa membuat anak merasa nyaman dan seru. Buat yang ingin memberikan gambaran awal apa yang bisa dilakukan pertama kali saat hari pertama sekolah, buku ini bisa menjembatani. Relate dengan apa yang biasa terjadi di hari-hari pertama sekolah.

Sudah pernah membaca buku ini, kah?

paudqunuraini@gmail.com

paud.alquran.nuraini

paud alquran nuraini

0857 7000 3098

Buka 08.00 WIB
Tutup 12.00 WIB

Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com

10 Karakter Hebat Anak Muslim

Judul : 10 karakter hebat anak muslim

Penulis : Dian Onasis

Jumlah buku : 10 buku, A 24 halaman full color menarik

Ukuran per buku  : 20 cm X 20 cm

Sebetulnya banyak sekali buku-buku sejenis yang bisa kita ceritakan kepada anak-anak. Namun ada yang menarik dari paket buku ini. Bukunya ukuran lebih lebar dari buku pada umumnya, jadi saat kami read aloud dengan anak-anak di kelas itu enak pegang bukunya. Ilustrasi full, besar dan warna menarik. Tulisannya hanya sedikit sekali dalam setiap halamannya. Ini membuat para guru bisa mengeksplore melalui gambar yang ada. 

Buat anak-anak yang sedang belajar membaca, buku ini juga cocok diberikan. Tulisannya sedikit dengan bahasa yang sangat sederhana dalam menjelaskan cerita di setiap halamannya. 

Ada 10 judul yang ditawarkan buku ini :

  1. Aku cinta Allah & Rasulullah
  2. Aku suka mencontoh Rosulullah
  3. Aku mau jadi anak jujur
  4. Aku tidak suka marah
  5. Aku mau jadi anak yang disiplin
  6. Aku suka berolahraga
  7. Aku Suka Menolong Ibu
  8. Aku suka menabung
  9. Aku suka belajar
  10. Aku mau jadi anak yang rapi

Ada bonusnya loh,  Buku Mewarnai Akhlak & Ibadah Anak Saleh. 

Bagaimana, tertarik read aloud bersama anak-anak menggunakan buku ini?

paudqunuraini@gmail.com

paud.alquran.nuraini

paud alquran nuraini

0857 7000 3098

Buka 08.00 WIB
Tutup 12.00 WIB

Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com

10 Panglima Islam Terhebat

Judul : 10 Panglima Islam Terhebat

Penulis : Aisyah W Wardani

Isi buku : 10 Buku dan 24 Halaman

Dalam agama kita, banyak sekali panglima-panglima hebat yang bisa dijadikan salah satu tema diskusi kita pada anak-anak. Menceritakan betapa hebatnya panglima Shalahudin Al Ayyubi saat menjadi pemimpin pasukan dengan keteguhan hati demi kepentingan islam. Sosok sebuah pemimpin dengan keunikan-keunikan yang bisa kita ceritakan kepada anak-anak. Ada banyak sekali panglima hebat. Dan di buku cerita ini kita bisa gunakan untuk menceritakannya kepada anak-anak. 

Isi satu set buku panglima islam :

  1. Shalahudin Al Ayyubi
  2. Amr bin Ash
  3. Khalid bin Walid
  4. Musa bin Nushair
  5. Sa’ad bin Abi Waqash
  6. Saifuddin bin Qutuz
  7. Muhammad Al-Fatih
  8. Thariq bin Ziyad
  9. Nuruddin Zanki
  10. Usamah bin Zaid
Ada nama-nama yang baru kita dengar kah? Yuk, baca dan ceritakan kisah-kisah hebat para panglima ini kepada anak-anak. Tak hanya anak yang akan belajar, kita, yang orang dewasa pun ikut belajar mengetahui sejarah bersama anak-anak.


Selamat membaca.

paudqunuraini@gmail.com

paud.alquran.nuraini

paud alquran nuraini

0857 7000 3098

Buka 08.00 WIB
Tutup 12.00 WIB

Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com

Seri 10 Shahabiyah Wanita Mulia

Judul  : Seri 10 Shahabiyah Wanita Mulia

Penerbit : Ziyadbooks

Isi : 10 buku | 36 hlm| Ukuran 20×20 cm |HVS 80 gr 

Softcover jahit kawat/staples | Berat: ±800 gram

 

10 buku yang menceritakan kehebatan wanita-wanita muliayang patut dijadikan teladan bagi anak dan kita semua. Disampaikan dengan bahasa sederhana yang mudah dimengerti anak. Tampil dengan ilustrasi menarik dengan sedikit kalimat di setiap khalamannya, membuat anak yang baru bisa membaca pun nyaman. 

 

Buku ini terdiri dari :

  1. Khadijah, wanita pendamping Nabi 
  2. Aisyah, perawi hadits yang cerdas
  3. Ummu Salamah, ummul mukminin yang bijaksana
  4. Saudah umul mukminin yang rajin sedekah
  5. Ruqoyah putri Nabi yang tabah dan sabar
  6. Shafiyah yang teguh pendirian
  7. Fatimah, pemimpin perempuan di surga
  8. Hafshah
  9. Asma’
  10. Zainab

Di setiap buku terdapat pesan hikmah , doa harian dan petunjuk bacaan bagi orang tua. Sangat membantu saat kami, bu guru, menceritakan sosok wanita mulia itu. 

 

paudqunuraini@gmail.com

paud.alquran.nuraini

paud alquran nuraini

0857 7000 3098

Buka 08.00 WIB
Tutup 12.00 WIB

Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com

Hewan-Hewan dalam Al-qur’an

Judul : Hewan dalam al-qur’an

Penulis : Anisa Septiana, dkk

Jumlah buku : 14 buku, @ 12 halaman 

Ukuran buku :  (17 cm X 17 cm)

Ada berapa banyak sih nama hewan yang disebutkan dalam al-qur’an?

Ada cerita apa saja dalam setiap hewan yang disebutkan itu ya?

Apakah hewan-hewan yang disebutkan dalam al-qur’an itu masih ada sampai sekarang ?

Salah satu cara mendekatkan anak kepada al-qir’an adalah dengan menceritakan ada cerita apa saja yang Allah cantumkan dalam al-qur’an. Dan tema sederhana yang bisa kita mulai ceritakan pada anak adalah dengan hal yang terdekat dengan kehidupan anak. Salah satunya dengan mencertiakan hewan-hewan yang diceritakan Allah dalam al-qur’an. 

Buku yang terdiri dari 14 judul buku ini dipenuhi ilustrasi menarik dan menggunakan bahwa yang sederhana. Bila anak sudah mulai mampu membaca, anak tak akan bosan saat membaca buku ini.

Apa saja hewan yang disebutkan dalam series buku ini ya : 

  1. Domba pengganti Ismail
  2. Unta muncul dari batu
  3. Hud-Hud sang pembawa pesan
  4. Pasukan gajah Abrahah
  5. keledai nabi Uzair
  6. Ular mu’jizat nabi Musa
  7. Anjing Ashabul Kahfi
  8. Semut dan nabi Sulaiman
  9. Gagak dan nabi Adam
  10. Paus dan nabi Yunus
  11. Sapi bani Israil
  12. katak, kutu dan belalang
  13. Laba-laba pelindung gua
  14. Kuda-kuda kesayangan 

Bagaimana, sudah punya bukunya?

paudqunuraini@gmail.com

paud.alquran.nuraini

paud alquran nuraini

0857 7000 3098

Buka 08.00 WIB
Tutup 12.00 WIB

Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com

Buku Pendidikan Seksual Untuk Anak

  • Judul : Seri Tarbiyah Jinsiyyah
  • Penulis : Gina Sonia
  • Penerbit : Ziyad Books
  • Jumlah buku : 5 buku (20 cm X 20 cm)
  • Halaman : 24 halaman per buku

Tema mengenalkan seksualitas pada anak itu masih dianggap tabu pada sebagian besar orang di lingkungan kita. Hal ini disinyalir tak perlu dibicarakan, karena toh nanti anak juga akan melewati proses itu dengan sendirinya. Sesungguhnya, edukasi seksualitas pada anak itu tidak melulu tentang fisik laki-laki dan perempuan saja, namun bagaimana anak mengerti adab laki dan perempuan, hingga kemampuan menjaga bagian tubuhnya, menjadi bagian penting.

Buku ini banyak sekali mengajarkan kita, orang dewasa, untuk tidak tabu dalam mengenalkan rambu-rambu seksualitas pada anak. Membantu orang tua dan guru yang mungkin kesulitan menerjemahkan ke dalam bahasa anak saat ingin mengedukasi. Buku yang terdiri dari 4 cerita tentang laki-laki dan perempuan ini dilengkapi dengan buku panduan dan info penting kepada orang tua terkait edukasi seksual saat mendampingi anak. Penuh warna, kertas tebal dan ilustrasi menarik menjadi nilai tambah dalam buku seri ini. 

Bayang kan saat kita bisa mulai mengedukasi kepada anak-anak saat membacakan buku ini. Diskusi kecil akan muncul selama buku dibacakan. Ga percaya?  Yuk mulai kenalkan anak untuk menjaga tubuh dan adab-adabnya.Buku ini bisa menjadi pilihan teman duduk bersama anak-anak. 

Ini dia judul-judul dalam satu series nya :

  1. Hasan laki-laki seperti ayah
  2. Nisa perempuan seperti ibu
  3. Stop, tidak boleh sentuh
  4. Jangan pipis sembarangan

Bonus buku info parenting untuk orang tua 

paudqunuraini@gmail.com

paud.alquran.nuraini

paud alquran nuraini

0857 7000 3098

Buka 08.00 WIB
Tutup 12.00 WIB

Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com

7 Tips Mengajarkan Anak Puasa

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Hadits di atas sangat populer dan tentu menjadi penyemangat kita sebagai orang tua. Namun untuk menjadikan anak yang sholeh kelak tentu kita, orang tuanya pun harus belajar memperbaiki diri. Karena anak itu bagaimana pendidikan yang dilakukan oleh orang tuanya. Yang menjadikannya nasrani atau majusi adalah kita, orang tuanya. Lalu apa yang bisa kita lakukan? Ada banyak sekali hadits yang mengajarkan kita untuk menjadi tauladan bagi anak-anak, terutama kesempatan mengenalkan banyak kebaikan di bulan ramadhan ini. Termasuk cara mengajarkan anak puasa.

Dalam sebuah hadits riwayat Thabrani dari Ali bin Abi Thalib, disampaikan bahwa didiklah anak-anakmu akan tiga hal yaitu mencintai Nabimu, mencintai ahli baitnya dan membaca alquran, karena orang yang mengamalkan al quran nanti akan mendapatkan naungan Allah pada hari ketika tiada naungan kecuali dari-Nya bersama para Nabi dan orang-orang yang suci.

Di bulan Ramadan ini adalah momentum yang sangat baik untuk mengenalkan tiga hal tadi, salah satunya melalu belajar berpuasa. Belajar menahan lapar dan dahaga secara sederhana sudah bisa dikenalkan pada anak sejak dini. Pasti seru ya kalau mengajarkan anak untuk mulai berpuasa. Mungkin 7 cara ini bisa membantu orang tua yang sedang mengenalkan proses berpuasa pada anak. Selamat mencoba.

  1. Bangunkan dan ajak anak saat keluarga akan sahur

Anak perlu merasakan dan terlibat langsung apa yang sedang Anda dan keluarga lakukan selama berpuasa. Mengenalkan sejak awal terkait proses bagaimana berpuasa akan membuat anak seolah-olah ikut di dalam proses itu. Bangunkan dan ajak anak untuk ikut makan sahur juga.

  1. Berapa jam ia mampu berpuasa?

Sampaikan pada anak bahwa berpuasa itu wajib bila ia sudah dewasa. Dilakukan sejak subuh hingga magrib dimulai dengan tidak makan dan minum. Lalu tanyakan, adik mau mencoba dari jam berapa sampai jam berapa? Tunjukkan jam dinding padanya, sambil belajar angka Anda juga bisa mengajarkan anak bertanggung jawab pada pilihan yang diambil.

  1. Hindari aktifitas berlebihan

Aktifitas bergerak adalah kebutuhan setiap anak. Cari dan buat aktifitas lain yang membuatnya tetap bugar walau sambil bermain. Seperti pilihan bermain di dalam ruangan bersama teman di rumah

  1. Lakukan bertahap untuk memulai berpuasa

Biasanya anak akan mulai mengeluh lapar atau haus saat jamnya bermain. Sekitar jam 9-10 adalah jam rawan anak untuk kebutuhan makan atau minum. Bila anak betul-betul terlihat lemas secara fisik, maka ijinkan ia untuk berbuka. Namun bila tidak, berikan semangat padanya untuk melanjutkan hingga azan zuhur. 

  1. Puasa-berbuka-puasa

Saat anak sudah betul-betul tidak kuat untuk melanjutkan berpuasa, maka ijinkan ia untuk segera berbuka. Tawarkan kembali untuk belajar melanjutkan puasanya hingga waktu sholat berikutnya. Lalu tambah lagi keesokan harinya dengan memperpanjang waktu berpuasa.

  1. Libatkan anak saat proses menyediakan menu berbuka

Menyediakan menu berbuka adalah kegiatan yang paling seru untuk anak-anak. Sekalipun ia sudah berbuka kemudian melanjutkan untuk berpuasa. Ajak ia untuk terlibat menyiapkan menu berbuka. Mulai dari hal sederhana, menyiapkan bahan-bahan seperti sirop untuk es buah, menuangkan sirop ke dalam minuman pembuka, menata kurma di meja, menyusun gelas dan piring. Melibatkannya walau sesaat akan menjadi penyemangat baru bahwa saya juga berpuasa seperti yang lain loh.

  1. Ceritakan seperti apa adab Rosululah berbuka

Saat berbuka adalah saat yang dinanti anak-anak. Disitulah kita bisa memasukkan nilai-nilai agama pada mereka. Ceritakan bagaimana adab Rosul saat berbuka puasa yang tak hanya berdoa tapi mendahulukan makan tiga buah kurma dan air putih bukan es sirop kesukaan adik. Yup, kadang melihat warna dan segarnya es sirop atau pun es buah membuat kita ingin segera meminumnya. Inilah saat yang tepat kita mengenalkan cara rosul berbuka puasa. Es sirop kesukaan adik bisa diminum setelah sholat magrib berjamaah misalnya.

  1. Apresiasi apa yang telah anak lakukan hari itu

Ya, dengan mengapresiasi artinya Anda mengakui bahwa anak Anda hebat telah berhasil melalui proses belajar berpuasa di hari pertama. Pertahankan proses penguatannya di hari-hari berikutnya. Apresiasi tak harus dalam bentuk barang kok. mengumumkan kehebatannya di depan seluruh anggota keluarga kalau hari itu ia hebat karena sudah berpuasa dan membantu menyiapkan menu berbuka, sudah cukup membuatnya melangit.

Cara di atas tentu saja dilakukan untuk anak pra sekolah atau SD level bawah ya. Sesuaikan saja dengan tingkat kemampuan anak saat belajar berpuasa. Namun menjadikannya bahwa berpuasa itu asyik akan membuat anak siap melanjutkan proses pembelajaran berikutnya di luar sekedar menahan lapar dan haus.

Selamat berpuasa

paudqunuraini@gmail.com

paud.alquran.nuraini

paud alquran nuraini

0857 7000 3098

Buka 08.00 WIB
Tutup 12.00 WIB

Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com

Ketika Anak Sulit Diatur

Buku lama, tapi isi tak lekang oleh waktu. Ini lah buku itu. Percayalah. Kami awalnya mengira bahwa buku ini memang ditujukan hanya untuk orang tua yang pernah atau sedang memiliki anak yang sulit diatur.  Namun ternyata dugaan kami salah. Buku ini tak melulu membicarakan soal anak yang sulit diatur dan bagaimana proses penanganannya. Namun apa pemicu dari anak sulit diatur-lah yang juga banyak disampaikan di buku setebal 249 halaman isi ini. 

Simak yuuk salah satu buku favorit kami.

Judul              : Ketika Anak Sulit Diatur

Penulis           : C. Drew Edward, Ph.D.

Halaman        : 249 halaman ini

Diterbitkan     : Penerbit kaifa Februari tahun 2006

Cetakan I         : Februari 2006

Drew Edward merupakan seorang psikolog klinis anak yang mengkhususkan diri pada anak-anak ADHD/ADD serta anak-anak yang sulit dikendalikan. Buku ini terdiri dari 12 bab yang akan mengupas banyak hal. Mulai dari ciri anak yang sulit diatur itu seperti apa, bagaimana mengenali perilaku  itu, sampai pada pengelolaan dan praktek kita sebagai orang tua pada anak. Buku ini menggambarkan dari sisi sebagai orang tua dan pendidik atau orang-orang yang ada di sekitar anak. Saat menjadi orang tua, kita akan dituntun mengenai bagaimana sebetulnya pola asuh yang tengah kita lakukan pada anak. Dari sini kita akan dipandu untuk dapat melakukan bimbingan terstruktur pada anak, menggunakan program ekonomi-rumah, begitu Ia menyebutnya.  Program ini telah dicoba di banyak anak, terlihat dari progressnya grafik yang diperlihatkan di buku ini.

Penulis juga memberikan ragam contoh dan program yang bisa kita lakukan di rumah. Praktekkan, dan kita akan menemukan mana program yang cocok dengan tipikal anak kita. Seru saat mendampinginya. Tak hanya anak yang belajar, orang tua pun dituntut untuk lebih memahami dan mampu bersikap konsisten. Ini yang butuh perjuangan. 

Yang menarik buat kami adalah diberikannya solusi pilihan bila saat kita sedang praktek, tetiba ada ‘gangguan’ seperti anak menolak untuk disiplin. Ada beberapa contoh tabel yang bisa kita gunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan yang telah kita lakukan bersama anak. 

Di akhir bab, ia menutupnya dengan kalimat yang menohok. 

“Jangan pernah menunggu masalah menjadi serius, baru Anda meminta tolong. berlatih, berlatih dan berlatihlah. Karena apapun yang Anda coba, semua orang akan mendapatkan manfaat dari kerja keras Anda, baik itu Anda sendiri, anak Anda dan orang lain dalam hidup anak Anda.”

Buku ini sangat kami rekomendasikan untuk orang tua yang memiliki anak di bawah usia 16 tahun. Bahasanya sederhana sekalipun ditulis oleh psikolog anak dan berasal dari buku terjemahan. Kepustakaan yang luar biasa banyak dan lengkap. Ini artinya, sang penulis tidak main-main dalam menulis buku ini. Beberapa cara dan metodenya masih kami gunakan hingga saat ini. Mungkin ga ada salahnya membuka buku-buku jadul Anda. Mungkin beberapa masih bisa kita gunakan ilmunya hingga saat ini. Percayalah, tak ada yang sia-sia.

Sudah baca buku ini?

paudqunuraini@gmail.com

paud.alquran.nuraini

paud alquran nuraini

0857 7000 3098

Buka 08.00 WIB
Tutup 12.00 WIB

Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com

Menjadi Orang Tua Bijak di Era Digital

“Teknologi adalah hamba yang berguna. Tetapi tuan yang berbahaya.” – 

Christian Lous Lange

Buku begitu mencolok mata saat melewati keranjang buku di sebuah pameran terbesar di kota Surabaya tahun lalu. Saat menscanning isi buku, Kami semakin tertarik dan berkata, buku ini harus dibawa pulang. Mengapa? sang penulis adalah ibu yang bekerja di sebuah perusahaan dunia yang fokus pada penyediaan rating  dan ulasan bersifat independen dan terpercaya untuk film, acara televisi, video game, buku, situs web hingga sebuah aplikasi. Tak hanya itu, hasil pengamatan awal berikutnya adalah, warna dan font buku ini menarik mata. Ditambah lagi adanya kotak kesimpulan dan poin penting dalam setiap babnya. Trus yaa, di akhir buku diberikan beberapa halaman rujukan hasil penelitian yang bisa kita akses atau cari terkait media. Jadi, referensi dari tulisan ini ga main-main. Al hasil, kami meminang buku ini.

 

Buku setebal 352 halaman ini bikin kami ketagihan untuk terus membacanya tanpa henti. Penjelasan lugas dari kacamata seorang ahli data yang nota bene juga seorang ibu yang hidup di percepatan perubahan teknologi begitu terasa dalam di setiap tulisannya. Betapa percepatan perubahan gadget misalnya, begitu dirasakan sesungguhnya saat anaknya beranjak remaja.  Bagaimana kemudian ia menyajikan banyak sekali hasil-hasil penelitian tentang efek baik dan buruknya sebuah teknologi pada buah hati. Pembaca dibuat terkesima betul saat mengetahui dampak luar biasa pada anak saat orang tuanya memegang gadget di sekitar anak.

 

Sekelompok dokter meneliti 55 orang yang membawa anak-anak ke restoran cepat saji. Ternyata, 73% orang-orang itu menggunakan perangkat digital di meja saat duduk bersama anak-anak. Ada juga penelitian lain yang membandingkan perilaku ibu-ibu yang menggunakan perangkat mobile saat menyuapi anaknya dengan ibu yang tak menggunakan perangkat apapun saat menyuapi anaknya. Ternyata, 23% ibu itu mengeluarkan perangkat mobilenya yang mengakibatkan 20% ibu berbicara lebih jarang pada anaknya dan menyampaikan interaksi non-verbal 40% lebih sedikit pula. Ibu-ibu itu luput memperhatikan berbagai isyarat emosi dari anak-anak mereka. Ah, begitu banyak hasil survey, penelitian dan rekam jejak beliau yang disampaikan dalam buku ini secara detil. Beneran rugi kalau kita, orang tua yang menemani anak tumbuh di dunia teknologi seperti sekarang ini ga baca buku daging karya Yalda T. Uhls, MBA, Ph.D. Saran kami, segera cari dan miliki. Baca perlahan dan resapi untuk mengambil langkah-langkah berikutnya dalam keluarga kita di rumah.

 

Hal menarik lainnya saat membaca buku ini adalah pembaca tak perlu harus berurutan membaca dari bab ke bab. Baca saja bab yang sedang kita butuhkan pengetahuan di dalamnya. Jadi tak perlu harus berurutan dari bab satu ke bab dua dan seterusnya. Informasi seperti ini disampaikan di kata pengantar penulis. Ah, kalau kami, tetap dibaca berurutan dari bab ke bab. Karena pasti akan bertemu irisan yang saling mendukung.  Dan benar saja, kami akhirnya menemukan kesimpulan akhir bahwa memang betul, buku ini sarat dengan penyajian data. Sebagian besar isi buku ini menginformasikan bahwa teknologi saat ini tuh aman kok untuk anak, tinggal bagaimana peran kita sebagai orang tua dalam berlaku bijak mengencangkan nilai-nilai keluarga untuk menjaganya agar anak tetap waras dalam dunia nyata. Beberapa tips sederhana nan bijak dalam menyikapi teknologi di tengah kehidupan anak, akan kita temui nyaris di setiap babnya. Bagian-bagian penting diberi kotak khusus dan diberi penekanan warna di bagian akhir babnya. Kesimpulan dalam tiap bab juga dibuatkan untuk memudahkan para pembaca yang ingin membaca kembali.

 

Menarik ya bahasannya


Sudah pernah baca buku ini kah?

paudqunuraini@gmail.com

paud.alquran.nuraini

paud alquran nuraini

0857 7000 3098

Buka 08.00 WIB
Tutup 12.00 WIB

Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com

Saya Tipe Orang Tua Seperti Apa Ya?

Saat membaca judul buku ini, sempat terfikir juga, iya ya, orang tua macam apa saya? Belum lagi dengan warna cover bukunya yang paling mencolok dari buku-buku yang berjajar di sebelahnya. Warna biru menyala. tulisan besar-besar berwarna biru terlihat kontras, cantik dan sedap di mata. Tak hanya itu, ada beberapa karikatur yang mewakili macam-macam model orang tua. Dan percayalah, saya ada di salah satu karikatur itu. Bukan satu, bahkan lebih dari tiga. Tapi setelah baca bukunya, ternyata tetap dominan di satu area. 

 

Buku terjemahan ini karya seorang penulis, pendidik dan pembicara publik, Janet Levine. Pengalaman 18 tahun mengajar dan menulis tema-tema pendidikan di berbagai media dituangkannya dalam buku ini. Beliau juga ahli di bidang Ennaeagram loh. Salah satu ilmu untuk mengenali watak dan kepribadian diri sendiri dan orang lain.  Saat membaca halaman demi halaman, kita  akan berkenalan tentang bagaimana mengenal diri kita sendiri sebelum mengenal orang lain. Kita diajak untuk mengenali kepribadian orang lain melalu metode Ennaeagram. Namun kali ini dari kacamata kita sebagai orang tua. Dari judulnya saja, sudah mulai menghipnotis pembaca untuk segera memilikinya. 

 

Buku ini ditulis berdasarkan pada teori Ennaeagram yang menggambarkan sembilan sudut pandang atau strategi sembilan kecerdasan. Model yang didasari juga oleh sembilan pola pemikiran, perasaan, motivasi dan persepsi. Tiap-tiap model mewakili cara pandang yang berbeda terhadap dunia. Mudahnya, kalau kita sudah mengenal lebih dalam kelebihan dan kelemahan kepribadian kita, kita akan mengerti betul apa yang harus dilakukan saat melakukan ini dan itu, maka akan dengan mudah melakukan hubungan yang baik dan kuat terhadap orang lain.

 

Sebelum melangkah lebih jauh pada macam-macam tipe kepribadian orang tua, pembaca diajak untuk memahami apa yang menjadi motivasi dominan pada diri kita. Ada sembilan pernyataan yang harus dipilih demi menemukan dominan kepribadian yang kita miliki. Pernyataan-pernyataan yang menarik dan asyik. Pembaca diajak untuk memahami pola dominan yang ada di diri sendiri. Tak hanya itu, untuk memudahkan, kita akan dikelompokkan berdasarkan hasil pola dominan tadi ke dalam kelompok  Attacher (yang bergerak ke arah orang lain), Detacher (yang bergerak menghindari orang lain) atau  Defender (yang bergerak melawan orang lain). Menurutnya, manusia itu merupakan gabungan kompleks dari ketiga model tingkah laku tersebut, tapi hanya ada satu model yang paling dominan.

 

Jadi, apa saja sembilan macam orang tua menurut Ennaeagram? Ini dia :

  1. Tipe Penolong
  2. Tipe Pengatur
  3. Tipe Pemimpi
  4. Tipe Pengamat
  5. Tipe Pencemas
  6. Tipe Penghibur
  7. Tipe Pelindung
  8. Tipe Pendamai
  9. Tipe Penasihat Moral

 

Yang paling menarik di buku ini adalah selain contohnya dalam urusan anak, strategi dan rekomendasi bagi setiap tipe orang tua, pembaca juga diberikan saran-saran untuk mencoba melakukan ini dan itu yang bisa dicoba di rumah bersama anak. Sisi positif dan negatif dari masing-masing tipe pun diberikan lengkap. Jadi semakin tahu apa kelebihan kita, bagaimana cara mengelolanya agar anak pun bahagia dengan perbedaan atau persamaan pola kepribadian.

 

Di akhir buku juga dijelaskan mengenai sejarah, riset dan teori tentang studi kepribadian. Kalau mau lebih jelas lagi, beliau membuka ruang diskusi melalui email dan websitenya yang tercantum di akhir halaman buku ini loh.

 

Ya, buku ini hanya pilihan bacaan ilmu dunia yang mungkin perlu diketahui. Jangan pernah lupa untuk selalu memberikan pondasi ilmu akhirat yang kuat pada keluarga kita ya. Ingatlah, bahwa sebenarnya, guru terbaik dalam mendidik anak itu adalah anak itu sendiri.  Mau baca bukunya? Buku tersedia di perpustakaan PAUDQu Nur’aini ya.

paudqunuraini@gmail.com

paud.alquran.nuraini

paud alquran nuraini

0857 7000 3098

Buka 08.00 WIB
Tutup 12.00 WIB

Copyrights © 2022 Template by LavareDesign.com

Copyright © 2026 PaudQu Nuraini